animasi-bergerak-mobil-sport-0001
72 Blue Corvette
72 Blue Corvette

Kamis, 09 Maret 2017

Merasa Pemberani? Kunjungi Beberapa Tempat Horror Ini!

Hal-hal berbau mistis bukanlah sesuatu yang asing bagi orang Indonesia. Bahkan mereka yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta pun masih banyak yang memercayainya. Lihat saja, stasiun-stasiun televisi maupun radio tiap malam Jumat berlomba-lomba menayangkan program-program yang berbau horor. Dari mulai film, kisah-kisah misteri, sampai reality show.

Tak heran, industri yang menjual segala sesuatu bertema supernatural menjadi lumbung emas. Buktinya jasa paranormal, restoran bertema mistis sampai tur wisata ke tempat-tempat angker masih diminati banyak orang hingga saat ini.

1. Lawang Sewu

Sebagai salah satu tempat paling angker di Indonesia, Lawang Sewu kerap dijadikan lokasi syuting beberapa reality show misteri yang menunjukkan penampakan-penampakan makhluk gaib. Bahkan konon, di internet sempat tersiar kabar bahwa salah satu peserta uji nyali di tempat ini meninggal secara tiba-tiba secara misterius tak lama setelah proses syuting.

Terletak di jantung Kota Semarang, Lawang Sewu merupakan simbol kejayaan era kolonial Belanda di Indonesia. Fisik bangunannya sendiri tampak amat megah dan modern pada jamannya. Lorong-lorong bawah tanah yang tujuan utamanya adalah sebagai ruang sirkulasi udara juga difungsikan sebagai terowongan penghubung antara kediaman Gubernur dan pelabuhan.

Di masa Pendudukan Jepang, Lawang Sewu dipergunakan sebagai markas utama mereka di Semarang.  Lorong-lorong bawah tanah yang terdapat di Gedung B dipergunakan sebagai penjara di mana para tawanan disiksa dengan kejam, lalu kepala mereka dipenggal dan ditumpuk di sudut ruangan.

Menaiki beberapa anak tangga ke lantai atas, suasananya lebih mencekam lagi. Hantu seorang wanita muda yang nekad bunuh diri agar tidak disiksa kabarnya sering gentayangan di area menara dengan kaki yang tidak menjejak lantai!

2. Terowongan Casablanca

Setiap pagi hari atau jam-jam pulang kantor, Terowongan Kasablanka terkenal akan kepadatannya yang cukup parah. Hal ini dikarenakan terowongan tersebut merupakan salah satu jalur penghubung utama antara daerah Kampung Melayu dan pusat kota.

Saking terbiasa dengan parahnya kemacetan yang terjadi di Jalan Kasablanka, sampai-sampai kita lupa bahwa jalan tersebut menyimpan sebuah kisah angker. Walaupun jalan yang membentang sepanjang 8 kilometer ini hanya lurus-lurus saja, anehnya ada saja kecelakaan yang terjadi setiap minggunya. Bahkan jalan layang yang baru dibuat melintas di atasnya saja sudah memakan beberapa korban jiwa.

Kalau dirunut kembali, Jalan Kasablanka dibangun pada tahun 80an di mana terowongannya berada melintasi lahan Taman Pemakaman Menteng Pulo. Pemindahan makam dan kerangka secara asal-asalan dikabarkan telah membuat para roh marah, salah satunya adalah seorang wanita berpakaian merah.

Beberapa tahun kemudian, seorang kakek ditemukan tewas tergantung dengan tali di lehernya tepat di ujung terowongan.

Oleh karena itu, mitos mengatakan bahwa Anda diharuskan membunyikan klakson sebanyak tiga kali ketika hendak memasuki terowongan tersebut supaya tidak mengalami kejadian yang aneh-aneh!

3. Mall Klender

Krisis ekonomi yang melanda tanah air pada akhir dekade 90an sempat memicu kekacauan dan kerusuhan di mana-mana. Di sana-sini terjadi penjarahan, pembantaian dan juga pemerkosaan.

Tak terkecuali pada tanggal 15 Mei 1998, ketika ratusan penjarah menyerbu Yogya Department Store.

Kejadian tersebut  membuat panic para pengunjung dan penjaga toko yang langsung berhamburan menyelamatkan diri. Para penjarah lantas menyulut api yang langsung melalap habis bangunan empat lantai ini. Lebih dari 300 orang terkurung di dalam karena takut diserang penjarah kalau keluar. Ironisnya mereka malah tewas terbakar.

Tragedi suram yang sulit untuk dilupakan tersebut hingga saat ini dikenal sebagai Mei Kelabu. Sebuah sejarah kelam bangsa Indonesia yang mengejutkan semua orang, termasuk dunia internasional.

Meskipun pada tahun 2000 pusat perbelanjaan tersebut telah dibangun kembali dan beroperasi dengan nama Mall Klender, namun masih tetap menyimpan trauma mendalam bagi warga sekitar. Konon ada delapan hantu gentayangan di sekitar mall tersebut, salah satunya adalah penumpang bis misterius yang kerap menumpang bus di malam hari, lalu tak lama setelah bis melaju ia lantas menghilang.

Sebuah telepon umum yang ada sebelum bangunan tersebut dibakar hingga saat ini dibiarkan dan tak diganti, karena katanya ada arwah yang mendiaminya. Jadi siapapun tak berani mengambil risiko dengan membuangnya.

4. Bedugul Taman Rekreasi Hotel

Di dataran tinggi Bali menuju arah Danau Bedugul, terdapat sebuah tempat yang diselimuti suasana mistis. Kisah angker ini sudah berusia sekitar dua dekade, dan sampai sekarang masih membuat bulu kuduk berdiri.

Tempat yang dijuluki ‘Hotel Istana Berhantu’ ini didirikan di lereng bukit oleh Tommy Suharto, putra mendiang Presiden RI ke-2. Ada yang mengatakan tempat ini terbengkalai karena perseteruan bisnis.

Kalau Anda merasa cukup berani untuk mengeksplorasi tempat ini, bersiaplah untuk bertemu dengan arwah gentayangan, baik dari para pekerja yang tewas saat konstruksi maupun pesaing bisnis yang tewas mengenaskan.

Kelihatannya sih hotel ini memang tak pernah sempat dibuka untuk umum, tapi siapa tahu kalau setiap malam kamarnya selalu dipenuhi oleh “tamu-tamu” yang menginap?

5. Pelabuhan Ratu

Kisah kecemburuan yang terjadi di keluarga Kerajaan Mataram pada abad ke-16 telah memakan korban seorang ratu yang mengorbankan dirinya ke laut lepas. Legenda tragis tersebut sampai saat ini masih hidup.

Sekitar 5 jam perjalanan dari Jakarta, tepatnya di kawasan Sukabumi bagian selatan terdapat kawasan pesisir bernama Pelabuhan Ratu yang terkenal akan pasirnya yang putih serta ombak besar yang cukup menantang, khususnya bagi para surfer.

Tapi Anda jangan sampai terlena oleh keindahan lautnya, karena tak sedikit wisatawan yang tewas ditelan ombak ketika liburan di sini. Sebagian besar korban adalah laki-laki, dan kabarnya mereka semua mengenakan pakaian yang ada unsur warna hijau ketika sedang berenang. Oleh sebab itulah beredar kabar bahwa sang Ratu Pantai Selatan, Nyi Roro Kidul murka dan menarik mereka ke laut karena mengenakan warna kesukaannya.

Tak seperti kebanyakan legenda di Indonesia yang hanya dianggap sebagai dongeng pengantar tidur, kisah Nyi Roro Kidul diyakini keberadaannya oleh banyak orang, tak terkecuali oleh Presiden Soekarno.

Bahkan, kamar nomor 308 di Samudera Beach Hotel sengaja disediakan untuk sang ratu. Kamar yang didesain sangat apik dengan dominasi warna hijau dan emas (warna favorit sang ratu) tersebut diberi wewangian melati dan kemenyan dan kerap digunakan sebagai tempat semedi.

Apakah Anda cukup berani untuk mengenakan pakaian berwarna hijau dan “berkencan” dengan Ratu Pantai Selatan?


Cukup menakutkan bukan? :v

0 komentar:

Posting Komentar